Lahirnya Mata Sejarah dan Gerakan Sineas Muda Sejarah


mata sejarah crew
Oleh: Elang Merah

Tanggal 20 Juni 2016 di Jurusan sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang resmi berdiri satu Komunitas Sineas Muda. Komunitas ini bergerak di ranah dokumentasi dan perfilman. Dengan maksud untuk mewadahi bakat dan minat tentang multimedia, Komunitas ini hadir sebagai satu gerakan sineas Mahasiswa di lingkungan Kampus Merah. Bidang yang menjadi fokusnya adalah bidang video dan perfilman sejarah.

                Komunitas tersebut digagas oleh sekelompok Mahasiswa Sejarah yang sudah malang melintang dalam dunia Organisasi Intra Kampus. Salah satunya adalah Ganda Febri Kurniawan, sebelum ia menggagas berdirinya komunitas tersebut ia pernah beberapa kali menjabat sebagai Ketua, di antaranya adalah History Study Club 2014 , Hima Sejarah 2015 dan BEM FIS Unnes 2016. Kini, di Komunitas tersebut ia memegang posisi Supervisor/Koordinator. Selain itu ada pula Taufiq Harpan Aldila, Wakil Ketua Hima Sejarah 2014 ini menjadi salah satu kreator berdirinya Komunitas tersebut dan penyumbang ide besar dalam menancapkan fondasi komunitas. Selain itu, pemuda-pemuda inspiratif dan kreatif yang ikut menjadi bintang kejora di Komunitas ini adalah Ghany Maulana, Ilyasin, Juniana, Risaldi Danang, Muif Aha dan Ainun Munawar. Semuanya adalah penggagas sekaligus penggerak roda Komunitas tersebut. Delapan Mahasiswa ini bertekad untuk mengembangkan dan membesarkan Komunitas Sineas tersebut dengan keringat dan ide-ide cemerlang mereka.

                Setelah melalui perenungan yang panjang akhirnya tepat pada tanggal 20 Juni menjelang siang dalam sebuah rapat, Komunitas tersebut diberi nama “Mata Sejarah” yang memiliki makna melihat dan merekam masa lampau dengan indra visual kita. Berdirinya Mata Sejarah juga berkat keterlibatan dan sumbangsih ide dari Syaiful Amin, yaitu pernah menjabat sebagai Ketua Hima Sejarah 2008 dan sekarang memegang amanah untuk menjadi Dosen di Jurusan Sejarah Unnes. Selain itu untuk membangun dan mengembangkan Mata Sejarah, bahu membahu dengan Angkatan Muda, Syaiful Amin sendiri memegang posisi Manager yang bertugas mengarahkan setiap langkah daripada Mata Sejarah.

                Selain sebagai satu konstruksi sosial baru dalam dunia kreativitas Mahasiswa, Mata Sejarah memiliki cita-cita untuk mengabadikan segala sesuatu yang dianggap penting dalam dunia Kampus maupun Masyarakat. Tujuan lainnya dalam komunitas ini adalah memperluas gerakan sineas muda di Kampus Unnes. Supaya nantinya, semua moment berharga dalam seputar kehidupan kampus dapat terabadikan melalui Mata Sejarah. Dan satu generasi tidak pernah kehilangan identitasnya.

            Gerakan Sineas muda dalam wadah Mata Sejarah mencoba mengembangkan semangat belajar sejarah dalam konteks kekinian. Sejarah yang semula dipandang sebelah mata akan menjadi satu emas permata bagi kehidupan umat manusia. Upaya-upaya revitalisasi konsep tersebutlah yang akan menjadikan Mata Sejarah sebagai Komunitas kreatif di lingkungan Kampus Universitas Negeri Semarang.


EmoticonEmoticon