Candi Asu

Candi Asu adalah sebuah nama candi yang terletak pada Kelurahan Sengi Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang peningglan dari Mataram Kuno dari trah wangsa Sanjaya semasa Rakai Kayuwangi (Mataram Hindu). Candi ini di namakan  Candi Asu karena disekitar komplek candi tersebut terdapat banyak anjing anjing yang berkeliaran, karena itulah candi ini disebut sebagai Candi Asu oleh masyarakat sekitar.

Candi di jawa tengah
Menurut arkeolog Soekmono seperti dikutip dari buku peninggalan sejarah dan purbakala Jawa Tengah, berdasarkan Prasasti Kurambitan I dan II yang ditemukan dekat situs Candi Asu, candi ini didirikan sekitar pada tahun 869 M.

Candi Asu Sengi berdiri menghadap ke arah barat, berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 7,94 x 7,94 Meter dan tinggi kaki candi 2,5 Meter. Dibadan candi tidak terdapat banyak relief hanya ada beberapa bagian candi yang dihisasi dengan ornamen yang unik.

Candi Asu ini memiliki ukuran relatif kecil dibandingakan dengan candi Borobudur ataupun candi Prambanan dan memiliki bentuk bujur sangkar, tinggi tubuh pada candi ini sekitar 3,35 Meter diperkirakan bangunan candi ini memiliki kubah karena banyak ditemukannya reruntuhan yang menyerupai kubah pada sekitar candi, namun tinggi bagian atap candi tidak di ketahui dikarenakan telah runtuh dan sebagian besar batu batu banyak sudah hilang.
Keunikan dari Candi Asu

Uniknya didalam candi ini terdapat Lubang semacam sumur tua yang memiliki kedalaman hampir 2 Meter dengan bentuk kotak berukuran 1,3x1,3 Meter. Menurut arkeolog Soekmono seperti dikutip dari buku peninggalan sejarah dan purbakala Jawa Tengah, sumur itu digunakan sebagai tempat pemujaan yang bisa ditujukan kepada seorang tokoh tertentu atau arwah seorang raja.


EmoticonEmoticon